Vendor Pernikahan di Bogor.

Halo semuanya..

 

Pada entri kali ini saya mau review soal acara pernikahan saya tanggal 6 Desember 2014 di Bogor. Mumpung belom genap dua bulan, mudah-mudahan ingatan saya nggak luntur-luntur amat. Semoga entri kali ini juga berguna buat para calon pengantin di luar sana (di Bogor khususnya) yang lagi mempersiapkan pernikahannya. Well, perempuan emang paling sentimentil urusan beginian dan rada ribet ngurusinnya karena dia pengen tahu semua detailnya. Jadinya, ujung-ujungnya dia yang stress sendiri—kaya saya maksudnya.

 

Setelah beberapa kali rapat keluarga, saya mulai browsing-browsing soal keperluan pernikahan. Kerap kali saya mampir ke blog pribadi yang ternyata ditulis oleh para calon pengantin. Lumayan berguna juga sih, terutama untuk menenangkan diri sendiri bahwa rasa stress ini wajar dialami oleh semua perempuan menjelang hari pernikahannya. Hahahahaha.

 

Anyway, menyusun rencana pernikahan–di tengah-tengah persiapan pindah kerja–ternyata emang bikin stress.  Stress-nya dobel sodara-sodara. Apalagi di tengah-tengah persiapan pernikahan, kamu ternyata harus ke luar negeri dalam jangka waktu yang cukup lama: 6 minggu. Persiapannya sendiri kurang lebih 6 bulan (udah termasuk dijeda ke Mumbai), dari mulai berbagai episode rapat keluarga, booking tempat, survey ke wedding exhibition, nyicip ini-itu, ngumpulin brosur ini-itu, telfon sana-sini..

 

Tapi alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Perlu diingat bahwa semua keribetan itu, beserta uang-uang yang mengalir di dalamnya, hanya demi satu hari yang sebenernya juga nggak seharian amat, karena sejak dimulainya acara akad hingga berakhirnya resepsi tidak lebih dari 12 jam. Jerih payah, keringat, waktu, hingga pundi-pundi tabungan yang bertahun-tahun kamu kumpulkan, berakhir di satu hari itu. Sekarang kamu mengerti kan, kenapa namanya “selamat menempuh hidup baru”? karena semua kerja keras itu demi kehidupan baru yang akan kamu hadapi setelah satu hari yang sakral itu selesai. Kehidupan yang insyaallah lebih baik.

 

Okay, sekarang mari kita tengok lagi siapa-siapa saja vendor yang saya gunakan pada hari Sabtu, 6 Desember lalu. Buat kalian yang mau menikah di Bogor, mungkin ini bisa jadi referensi. Btw, ini murni testimoni saya pribadi lho yaa.

 

1.Gedung IPB International Convention Center

 

Kenapa pilih di sini? Karena lokasinya strategis. Bagi warga Bogor sendiri, tempat ini tentu tidak asing lagi. Buat warga Jakarta, tempat ini mudah ditemukan dari arah tol. Bagi yang tidak berkendara, tempat ini juga mudah dijangkau dari stasiun Bogor, terus nyambung naik angkot. Tapi..jatohnya ternyata memang mahal. Karena harga paketannya hanya untuk sewa gedung, catering, dan dekorasi. Selebihnya, kamu bayar sendiri. Ingat, itu belum termasuk rias, baju, fotografer, souvenir..

 

Oh iya, semula, kami (saya sih, lebih tepatnya) pingin tanggal 7 Desember, biar sama kaya album-nya Sheila on 7. Tapi ternyata 7 Desember jatuh di hari Minggu, jadinya kami geser ke tanggal 6 Desember (Sabtu). Saat mau booking, udah ada orang yang booking tanggal tersebut. Tapi ternyata, orang tersebut tidak kunjung membayar DP. Akhirnya saya bayar DP duluan, jadi saya bisa pake tanggal itu. Kami terlalu gembira karena ternyata kami bisa dapat tanggal yang kami inginkan. Tapi kami terlambat menyadari bahwa ternyata ini kelewat mahal. Untuk yang 2014 lalu saja, untuk tiga item ini (sewa gedung, catering, dan dekorasi) sudah 100 juta sendiri. Harganya akan naik dan lebih melangit untuk 2015. Paketan harga yang kamu bayar itu juga tidak termasuk akad. Kalau kamu mau dari akad, nambah lagi bayar Rp4 juta. Tapi kamu bisa dapat gratis menginap satu malam di Hotel Santika kalau transaksimu melebihi limit tertentu.

 

drew

 

Selain lokasinya yang strategis, saya suka gedung ini karena berkarpet. Jadi tidak terlalu riuh saat ada ratusan orang di dalam. Tapi karena berkarpet itu, ada banyak aturannya. Tidak boleh ada kompor dan es batu di dalam ruangan. Hiasan dekorasi harus ‘kering’. Oh iya, ruangan yang ber-AC tentunya tidak memperbolehkan tamu merokok di dalam ruangan. Kalau kamu sewa gedung di sini, kamu bakal dikasih free parkir, tapi tidak untuk bolak-balik. Oh iya karena gedung ini menyatu sama mall, jadi tamu-tamu memang rada kesulitan untuk cari parkir (bagi yang membawa kendaraan). Nyari parkir bisa satu jam sendiri. Ada tamu yang datang lebih dari jam 3 gara-gara kelamaan cari parkir. Waktu sewa gedung memang cukup lama: 5 jam. Tapi setelah acara saya belum lama selesai, dekorasi dsb langsung diberesin karena besoknya mau ada acara wedding berikutnya.

 

drew-2

 

drew-3

 

Sejak saya bayar DP untuk booking tanggal (sebagai tanda jadi), saya lumayan intens berkomunikasi sama contact person-nya. Saking profesionalnya mereka, ada semacam perjanjian hitam di atas putih yang harus ditandatangani. Sepanjang berkomunikasi juga mereka hanya memberitahu bahwa total paketan yang harus saya bayar adalah segini, DP segini, sisanya segini yang harus dibayar tanggal segini dan tanggal segitu. No heart feeling, seolah-olah yang penting adalah asal si calon pengantin bisa bayar. Sudah beberapa kali meeting pun mereka bahkan tidak bertanya pada saya, siapa nama si calon pengantin pria. Tidak ada basa-basinya. Benar-benar murni urusan kerjaan. Waktu ngobrol sama bapak saya pun mereka tidak tanya namanya, barangkali hanya tahu “Bapaknya Vega”. Yeah, itu memang tidak salah dan tidak mengurangi servis-nya mereka. Mungkin mereka menangani banyak orderan dan saya ini hanya klien ke-sekian. Waktu technical meeting 2 minggu menjelang hari H, rapat berlangsung sangat serius, tegang, dan tidak ada seru-serunya. Yeah, semua tentu ada plus minusnya. Jadi kesimpulannya: not recommended. Gedung ini lebih cocok buat acara seminar. Kalau untuk wedding dan tamu kamu kebanyakan dari Jakarta, saya rasa mending sewa gedung di Jakarta sekalian. Harganya kelewat mahal dibandingkan dengan gedung-gedung lain yang ada di Bogor.

 

2.Drew Dekorasi

 

Waktu dateng ke kantornya yang ada di Batutulis, tempat itu penuh dengan kursi, meja dan barang-barang dekorasi lainnya. Ada juga contoh kue pengantin yang bertingkat. Pas ngobrol sama Bu Tine, sebutlah ia sang manajer, beliau mempersilakan saya melihat-lihat contoh dekorasi yang ia tangani. Semakin banyak contohnya, semakin saya bingung milihnya. Akhirnya pilihan saya jatuh ke dekorasi di bawah ini. Dekorasi ini termasuk model baru dan baru sekali dipakai (katanya sih). Beliau juga mempersilakan saya memodifikasi sedikit dekorasinya. Oh iya, dekorasi itu termasuk galeri untuk mamerin foto-foto kamu, meja angpau, gazebo, dan standing flower. Setelah acara selesai, bu Tine sms saya dan menanyakan apakah saya puas atau tidak dengan dekorasinya. Saya seneng banget saat ada yang minta feedback seperti ini. Oh iya pas ngobrol-ngobrol, Bu Tine juga sempat nanya, saya nikah sama orang mana, kerjanya apa, dan sesekali dia cerita soal klien-kliennya terdahulu yang memakai dekorasinya dia. Saya seneng sama sedikit basa-basi seperti ini yang justru bisa mencairkan suasana. Jadi kesimpulannya: recommended.

 

drew-4

 

drew-5

 

3.Ros Catering

 

Menunya bervariasi, ada bonus-bonus gubugan, jumlah porsi bisa dinego, dan harganya masuk akal. Nggak kelewat mahal dan rasanya lumayan oke untuk ukuran porsi yang jumbo-jumbo. Kalau kamu mau test food juga bisa, kantor marketing-nya ada di Puri Begawan lantai 1. Nanti kamu ketemu Mbak Asih di sana. Orangnya baik dan welcome banget. Ros catering juga suka ikut wedding exhibition, termasuk yang diadakan di Jakarta. Dan saya pertama kali ketemu ya waktu di salah satu wedding exhibition itu. Jadi kesimpulannya: recommended. Anyway, tadinya saya mau pake salah satu catering ngetop yang basisnya di Jakarta. Tapi kok mereka agak kurang welcome dan ‘ketertarikan’ saya nggak di-follow up. Sampai akhirnya saya ditelfon dan mereka bilang udah nggak bisa terima order lagi untuk tanggal 6 Desember. Okesip. Dan ternyata, jatohnya justru akan lebih mahal kalau pake catering itu.

 

ros

 

ros-2

 

ros-3

 

ros-4

 

mc

 MC bu Pandan.

cucuk lampah

 Prosesi cucuk lampah.

 

4.Wiwiek Salon

 

Pihak gedung memiliki vendornya sendiri untuk rias. Tapi pilihan saya tidak ada di salah satu daftarnya. Untungnya, pihak gedung tidak men-charge saya karena membawa rias lain di luar daftar vendor. Awalnya saya diberitahu sodara saya yang tinggal di Indraprasta, bahwa ada tetangganya yang buka rias pengantin dan hasilnya bagus. Salon bu Wiwiek namanya. Ternyata anaknya bu Wiwiek ini juga sekolah di SMA 1 Bogor dan temennya si Ariel. Pas datang pertama kali ke sana, nyoba-nyoba satu-dua baju, langsung oke. Lokasinya juga deket dari rumah. Lokasi ini penting banget ternyata, karena kamu akan lumayan sering bolak-balik untuk urusan salon, mulai dari fitting baju, mastiin berapa beskap dan baju yang bakal dipinjem, siapa-siapa aja sodara/temen yang mau dirias, dsb. Ngobrol sama bu Wiwiek juga seru banget. Pas lagi nyoba-nyobain baju beliau suka bilang: udah jangan dipake lama-lama, ntar nggak mau dilepas lagi. Hahahahaha. Pas beneran hari H, saya telat bangun dan nggak enak banget sama bu Wiwiek karena beliau nyampe gedung duluan sementara saya belum mandi..(ampun yah bu, ampun). Saya suka banget sama paes-nya, rapi. Konde-nya juga pas, nggak kegedean. Bajunya juga saya suka dua-duanya, yang akad sama yang resepsi. Oh iya beliau juga nggak segan-segan marahin saya agar bisa tetap duduk diam dan nggak meringis saat dicukur sedikit alisnya dan bawah mata dikasih eye liner. “Ini pengantennya lebay deh,” katanya. Hahahaha. Satu-satunya yang saya agak kurang suka itu karena di kelopak mata saya dikasih lem terus ditempelin semacam glitter gitu. Alhasil mata saya jadi agak berat dan nggak bisa melek maksimal. Oh iya selain ngedandanin dan minjemin baju, bu Wiwiek juga mau meminjamkan kami gentong dan gayung untuk dipake saat siraman. Terus bayarnya juga bisa nyicil, bisa dilunasin setelah acara. Mantepp banget deh. Jadi kesimpulannya: recommended.

 

salon bu wiwiek

 

akad

 Baju akad.

akad-2

 Nih di-zoom biar lebih jelas.

 

resepsi

 Baju resepsi.

resepsi-2

 Nih di-zoom.

 

5.Neuffoto Fotografi

 

Fotografi harus milih salah satu dari daftar vendor yang disediakan pihak gedung. Kalau mau di luar vendor, kena charge lagi Rp3 juta. Akhirnya pilihan jatuh ke Neuffoto. Harganya masih keitung masuk akal. Gambarnya oke. Editan-nya juga bagus. Manajernya—sebutlah demikian, namanya Mas Fajar. Orangnya juga asik. Portfolio foto-foto pre wedding dan wedding-nya keren-keren. Bayarnya juga fleksibel. Pertama DP dulu buat tanda jadi, terus nyicil lagi sebelum acara, sisanya baru dilunasin setelah kamu terima hasil foto-fotonya. Tapi kamu harus agak bersabar karena foto-fotonya baru jadi 4-6 minggu setelah hari H. Oh iya kamu juga bisa minjem standing tripot buat naro pigura foto. Pas hari H, fotografernya juga nggak segan-segan untuk ngeladenin si penganten yang terus-terusan minta difotoin sama tamu-tamu undangan. Hahahahaha. Jadi kesimpulannya: recommended.

 

fotografer

 

6.FET Entertainment

 

Untuk entertainment juga, harus milih salah satu dari daftar vendor yang disediakan pihak gedung. Seperti biasa, kalo nggak, maka akan dikenakan charge. Silakan kubur dalam-dalam impian kamu untuk menggunakan jasa band idaman atau band temen-temen sendiri. Akhirnya pilihan jatuh ke FET entertainment, masih satu ‘grup’ sama Drew dekorasi. Akhirnya saya pilih hanya satu alat musik saja yaitu grand piano. Semakin sedikit alat musik, tentu semakin murah. Lagu-lagu bisa dipilih sendiri. Jadinya saya sudah menyiapkan 20 lagu untuk dinyanyikan selama acara resepsi. Saat hari H, yang nyanyi ternyata ada dua orang, satu laki-laki (sambil main piano) dan satu perempuan. Tapi sependengaran saya dari atas pelaminan, tidak semua lagu yang dimainkan adalah sesuai permintaan. Ada beberapa yang dimainkan, ada yang tidak. Ada beberapa lagu yang ditambahin sendiri (di luar list lagu). Tentu saja ini sedikit mengecewakan. Lalu, acara belum selesai tapi mereka sudah berhenti main musik.. Jadi kesimpulannya: not recommended.

 

Berikut adalah lagu-lagu yang kami susun: (nggak apa-apa kok kalo mau dicontek hihii)

 

Indonesia:

1.Glenn Fredly – Kisah Romantis

2.Tompi – Sedari Dulu

3.Dewa – Dua Sejoli

4.Dewi Lestari – Malaikat Juga Tahu

5.Maliq & d’essentials – Pilihanku

6.Sheila on 7 – Kita

7.Tulus – Teman Hidup

8.Tangga – Tak Kemana-mana

9.Siti Nurhaliza – Wajah Kekasih

10.Chrisye – Untukku

 

Asing:

1.MLTR – I’m Gonna Be Around

2.John Legend – All of Me

3.Ronan Keating – When You Say Nothing at All

4.The Corrs – All The Love in The World

5.Adele – Make You Feel My Love

6.Aerosmith – I Don’t Wanna Miss A Thing

7.Michael Buble – Feeling Good

8.Nat King Cole – L.O.V.E.

9.The Beatles – I Want To Hold Your Hand

10.Jamie Cullum – Everlasting Love

 

Okay, I think that’s all. Selamat menikmati pusingnya jadi manten! ^^

 

[Karet Tengsin, 1 Februari 2015]

[11.08 PM]


About this entry